Sabtu, 14 Oktober 2017

HARAPAN




                Di dalam benak hati
Menari-nari riang perasaan memberitahu ia suka
Namun tanpa disedari ia terjatuh terkehel dan  patah
Patah , musnah , dan hancur berkecai segala mimpi indah

Di saat benar ia ingin menyentuh kepuasan baginya
Hanya redha , tawakal dan ikhlas menahan derita
Kita merancang tapi tuhan menentukan
Hilang punca ia berpaut

Mengapa boleh mereka yang lain mendapatkannya
Mengapa tidak dia
Mengapa
Mengapa

Sedangkan si tua renta itu
Masih mampu memegang kertas
Kertas yang digelar manusia sebagai UKURAN ILMU YANG DIMILIKI
Mengapa tidak dia

Sekarang ia sedar
Ia tahu kenyataannya
Badai lautan masa silamnya
Menjadi gelombang masa depannya

                                                                                                                        Nukilan
                                                                                                           A.M.Z ANDIKA SURIADI


Tiada ulasan:

Catat Ulasan

SONG